Laman

Sabtu, 07 September 2019

Asal Usul Suradadi


Menurut cerita dari babad tanah Desa Suradadi atau tutor dari seorang yang dianggap mengetahui dan tetua desa, melacak sejarah desa tidaklah mudah karena tidak adanya bukti sejarah maupun prasasti yang di tinggalkan. Sejarah Desa Suradadi diperkirakan pada zaman sekitar masa penjajahan Belanda.


          Pada dahulu kala ada sekelompok prajurit dari timur akan menuju ke Sunda Kelapa yang mana singgah sebentar di Desa Suradadi yang waktu itu masih berupa hutan belantara, yang mana kehidupan masih sangat primitif. Membuka hutan untuk di jadikan sebuah perkampungan kecil atau tempat persinggahan, pada masa itu belum muncul nama Desa Suradadi yang ada hanya hutan, di situlah para prajurit oleh Mas Purwa mendirikan tempat-tempat untuk istirahat.


          Setelah singgah sebentar di Desa Suradadi rombongan itu melanjutkan perjalanannya ke Sunda Kelapa untuk perang melawan penjajah Belanda. Banyak rintangan yang dihadapi oleh rombongan prajurit yang di pimpin oleh Mas Purwa. Akhirnya sampailah di Sunda Kelapa dan berperang melawan penjajah Belanda, pasukan mas Purwa kocar-kacir kalah berperang yang akhirnya pulang kembali ke Desa Suradadi untuk menyusun rencana selanjutnya.


          Ternyata pasukan Belanda mengejar pasukan Mas Purwa sampai di Desa Suradadi yang masih berupa hutan, terjadilah perang yang sangat dahsyat yang dikenal dengan perang Daden atau Dadi, karena banyak yang meninggal Mas Purwa mundur dan bersembumyi. Di daerah itulah Mas Purwa membuka atau babad alas untuk tempat persembunyian dan sekaligus tempat tinggal.


          Karena yang memimpin perang adalah Mas Purwa dan tempat yang dijadikan untuk berperang sampai titik darah penghabisan dan merupakan saksi sejarah yang sangat dikenang maka tempat itu adalah sangat suci dan perangnya bernama perang Daden maka daerah itu dinamakan Suradadi. Yang artinya Sura adalah tempat suci dan Dadi adalah  perang yang sangat dahsyat. Sedangkan nama Mas Purwa di jadikan nama jalan Purwa.



Jika dikisahkan tentang penyerangan ke Sundakelapa atau dikenal dengan Batavia, bisa jadi pasukan Mas Purwa merupakan laskar dari Kasultanan Mataram pada masa pemerintahan Sultan Agung. Walapun tidak jelas Mas Purwa termasuk dalam pasukan dari kelompok pasukan di bawah Tumenggung Bahurekso atau Kyai Rangga atau yang lain. Setidaknya bisa diingat bahwa pendiri wilayah Desa Suradadi merupakan tokoh prajurit dari kerajaan Mataram pendukung Sultan Agung yang berupaya mengusir Belanda dari Batavia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar